Jasa Pembuatan Website Murah: Apa yang Harus Dicek Supaya Tidak Zonk

Oleh: Pep

11/08/2025

Konsultasikan Ide Website Anda, Gratis!

Siapa sih yang tidak tergoda dengan kata “murah”? Apalagi untuk Anda pemilik bisnis kecil yang ingin segera punya website agar terlihat lebih profesional. Tapi sayangnya, banyak yang akhirnya menyesal karena hasilnya jauh dari ekspektasi — alias zonk.

Artikel ini akan membantu Anda memahami apa saja yang harus dicek sebelum memilih jasa pembuatan website murah, supaya tidak buang waktu, tenaga, dan uang.

Murah Boleh, Asal Tahu Batasnya

Tidak ada yang salah dengan mencari harga terjangkau. Tapi “murah” sering kali menipu jika tidak diimbangi dengan pemahaman tentang apa yang sebenarnya Anda dapatkan.

Sama seperti membeli motor bekas: kalau hanya lihat harga tanpa periksa mesin, ya siap-siap keluar biaya perbaikan berkali-kali lipat. Website pun begitu — tampilannya bisa saja bagus, tapi kalau pondasi teknisnya rapuh, performa bisnis Anda bisa terganggu.

Murah tidak selalu buruk, asal Anda tahu komponen apa yang dikorbankan dan apa yang masih bisa ditoleransi.

Hal-hal yang Harus Dicek Sebelum Pilih Jasa Website Murah

Sebelum memutuskan membeli atau menyewa jasa pembuatan website murah, pastikan Anda meninjau beberapa aspek penting berikut ini:

1. Apakah Harga Sudah Termasuk Domain dan Hosting?

Banyak penyedia jasa menawarkan harga super murah — misalnya Rp500 ribu — tapi ternyata hanya untuk desain, tanpa domain dan hosting.
Padahal tanpa dua hal itu, website Anda tidak akan bisa diakses publik.

  • Domain adalah alamat website Anda (misal: tokomakmur.com).
  • Hosting adalah tempat menyimpan semua file website.

Pastikan Anda tahu apakah keduanya sudah termasuk di paket, dan kalau belum, berapa biayanya per tahun.

2. Apakah Web-nya Mobile Friendly?

Lebih dari 80% pengguna internet di Indonesia membuka website dari HP. Jadi kalau tampilan website Anda tidak menyesuaikan layar smartphone, pengunjung akan langsung pergi.

Mintalah penyedia jasa menunjukkan preview di tampilan mobile sebelum Anda deal. Website murah yang baik tetap harus responsif.

3. Apakah Desainnya Unik atau Template Pasaran?

Banyak jasa murah menggunakan template gratis tanpa banyak kustomisasi. Akibatnya, website Anda terlihat sama dengan ratusan website lain.

Tidak masalah pakai template — asal timnya benar-benar melakukan penyesuaian di:

  • Warna dan tipografi sesuai brand,
  • Konten dan gambar orisinal,
  • Struktur halaman disesuaikan dengan jenis bisnis.

Kalau tidak ada itu semua, maka website Anda berisiko kehilangan identitas brand.

4. Bagaimana Keamanan Website-nya?

Website murah sering kali tidak dilengkapi SSL (ikon gembok di browser). Padahal tanpa SSL, website akan dianggap “tidak aman” oleh Google dan bisa membuat calon pelanggan ragu.

Tanyakan juga apakah mereka menyediakan:

  • Backup rutin,
  • Update plugin,
  • Proteksi anti-spam atau firewall sederhana.

Website yang aman adalah aset jangka panjang, bukan sekadar tampilan digital.

5. Siapa yang Pegang Akses Website Setelah Jadi?

Ini yang sering dilupakan. Banyak klien tidak diberi akses penuh ke dashboard atau hosting setelah website selesai, sehingga mereka tergantung 100% pada penyedia jasa.

Pastikan di awal bahwa Anda akan mendapat akses:

  • Login admin website,
  • Akses ke hosting (cPanel atau panel setara),
  • Data login domain.

Tanpa ini, website Anda sebenarnya bukan milik Anda.

Tanda-tanda Website Murah yang Harus Diwaspadai

Kalau Anda menemukan penawaran seperti di bawah ini, sebaiknya berhati-hati:

  • Harga di bawah Rp300 ribu tapi tidak dijelaskan fitur detailnya.
  • Tidak ada perjanjian tertulis atau invoice resmi.
  • Portofolio tidak jelas atau hanya contoh template generik.
  • Tidak bisa menunjukkan siapa yang mengelola hosting/domain.
  • Tidak menyediakan garansi revisi atau support pasca-launching.

Website bukan produk sekali pakai. Anda butuh dukungan jangka panjang — dan hal itu tidak akan datang dari penyedia jasa yang hanya fokus pada harga rendah.

Berapa Harga Wajar Jasa Pembuatan Website di Tahun 2025?

Harga website sangat bervariasi tergantung kebutuhan dan kualitas pengerjaan. Berdasarkan tren pasar 2025, berikut kisaran yang bisa jadi acuan:

Tipe Website Kisaran Harga Catatan
Landing Page Rp1.000.000 – Rp1.500.000 Untuk kampanye produk/jasa tunggal.
Company Profile Rp2.500.000 – Rp5.000.000 Sudah termasuk domain, hosting, dan desain custom sederhana.
Toko Online (E-Commerce) Rp5.000.000 – Rp12.000.000 Fitur checkout, stok produk, dan integrasi pembayaran.

Harga yang sedikit lebih tinggi biasanya sudah termasuk dukungan purna jual dan maintenance — sesuatu yang sering diabaikan dalam paket murah.

Murah Itu Boleh, Tapi Jangan Asal

Memilih jasa pembuatan website murah bukan berarti Anda harus menurunkan standar.
Yang penting adalah transparansi dan pemahaman fitur yang didapat.

Jika penyedia jasa bisa menjelaskan dengan jujur apa yang termasuk dan apa yang tidak, itu tanda mereka profesional. Tapi kalau dari awal sudah tidak jelas, percayalah — Anda akan mengeluarkan biaya lebih banyak untuk memperbaiki kesalahan mereka nanti.

Website murah yang baik akan membantu bisnis Anda tumbuh. Tapi website murah yang asal-asalan justru bisa merusak reputasi brand Anda.

Kesimpulan: Pilih Murah yang Cerdas, Bukan Murah yang Berisiko

Harga memang penting, tapi jangan jadikan harga satu-satunya faktor.
Lihat dari sisi jangka panjang — apakah website itu bisa diakses cepat, aman, dan mudah diupdate.

Kalau Anda sedang mencari website yang tetap ramah di kantong tapi dibuat dengan standar profesional, tim Rekaweb siap membantu dengan paket yang transparan, aman, dan efisien untuk UMKM.


Buat Website Profesional Tanpa Bikin Dompet Kaget

Artikel Terkait

check speed website

24/12/2025

Lainnya

Cek Skor Kecepatan Website: Cara Membaca Hasil Google PageSpeed Insights

Banyak pemilik website merasa bingung ketika pertama kali membuka Google PageSpeed Insights. Angka skor muncul, warna hijau kuning merah terlihat jelas, namun maknanya belum tentu langsung dipahami. Ada yang merasa khawatir ketika skornya […]

Backup website

23/12/2025

Lainnya

Backup Website: Mengapa Anda Harus Melakukannya Minimal Seminggu Sekali

Banyak pemilik website merasa lega ketika websitenya sudah online dan berjalan dengan baik. Tampilan rapi, konten terisi, dan pengunjung mulai berdatangan. Di titik ini, perhatian biasanya beralih ke pemasaran atau pengembangan bisnis. Ada […]

Update konten website

21/12/2025

Lainnya

Tips Mengupdate Konten Lama Agar Kembali Naik di Halaman Google

Banyak pemilik website pernah berada di situasi ini. Artikel sudah ditulis dengan niat baik, isinya masih relevan, namun perlahan posisinya turun di hasil pencarian Google. Trafik berkurang, padahal topiknya masih sering dicari. Di […]